Pesawaran, 28 Juli 2026 – Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Raden Intan Lampung bersama Pemerintah Desa Sukadadi, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam rangka penguatan kapasitas aparatur desa dan pengembangan masyarakat berbasis potensi lokal, Selasa (28/7/2026), di Balai Desa Sukadadi.
Kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mendukung Desa Sukadadi sebagai nominasi Desa Pancasila Tingkat Nasional Tahun 2026 yang mewakili Provinsi Lampung, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan program Peningkatan Kapasitas Aparatur, Kelembagaan, dan Tim Pengembang Desa Sukadadi yang mengusung tema “Penguatan Kapasitas Aparatur dan Tim Pengembang Desa dalam Pengembangan Ekowisata, UMKM, dan Kelompok Tani Berbasis Potensi Lokal.”
Acara dihadiri oleh Kepala Desa Sukadadi Rudy Martoyo, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran Aria Guna, S.Sos.I., M.M., Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Raden Intan Lampung Prof. Dr. Faizal, S.Ag., M.Ag., Wakil Dekan III FDIK Dr. Tontowi Jauhari, M.M., Ketua Program Studi PMI Muhamad Bisri Mustofa, M.Kom.I., Sekretaris Program Studi PMI Eka Octalia Indah Libriyanti, M.Sos., Ketua Program Studi Manajemen Dakwah Dr. Mulyadi, M.Sos.I., Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tim Pengembang Desa, kelompok tani, petani bawang merah, Karang Taruna, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, serta mahasiswa FDIK UIN Raden Intan Lampung.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Sukadadi Rudy Martoyo menyampaikan bahwa kerja sama dengan Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam merupakan langkah strategis untuk memperkuat pembangunan desa melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, kehadiran perguruan tinggi di tengah masyarakat akan memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan sumber daya manusia, penguatan kelembagaan, serta pengelolaan potensi desa secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam, Muhamad Bisri Mustofa, M.Kom.I., menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berorientasi pada penguatan kapasitas masyarakat dan pembangunan desa berbasis aset lokal.


Menurutnya, Desa Sukadadi memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan, mulai dari sektor pertanian, kelompok tani bawang merah, UMKM, hingga potensi ekowisata yang dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Karena itu, Program Studi PMI berkomitmen untuk melakukan pendampingan, pemberdayaan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Desa Sukadadi dan Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam mencakup berbagai bidang kolaborasi, antara lain penguatan kapasitas aparatur desa, pendampingan kelompok tani dan petani bawang merah, pengembangan UMKM, pemberdayaan pemuda melalui Karang Taruna, pengembangan ekowisata desa, penelitian kolaboratif, pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL), Kuliah Kerja Nyata (KKN), serta berbagai program pengabdian masyarakat lainnya.

Dalam sesi materi, narasumber dari Program Studi PMI menyampaikan konsep “Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Desa Berbasis Potensi Lokal” yang menekankan pentingnya pemetaan aset desa, partisipasi masyarakat, penguatan modal sosial, serta pembangunan kemitraan multipihak sebagai fondasi pembangunan desa yang mandiri dan berkelanjutan.
Diskusi yang berlangsung interaktif menghasilkan berbagai gagasan strategis terkait pengembangan komoditas bawang merah, peningkatan kapasitas kelompok tani, penguatan pemasaran produk UMKM, serta pengembangan kawasan ekowisata yang dapat menjadi identitas dan daya tarik Desa Sukadadi di masa mendatang.
Melalui kerja sama ini, Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam berharap dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Desa Sukadadi dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing. Selain itu, kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan Desa Sukadadi dalam menghadapi penilaian Desa Pancasila Tingkat Nasional Tahun 2026 sebagai wakil Provinsi Lampung.
Kerja sama antara Program Studi PMI dan Desa Sukadadi menjadi bukti bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat menghadirkan inovasi serta solusi pembangunan yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat implementasi nilai-nilai Pancasila melalui pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi lokal desa.
Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI)
Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi
UIN Raden Intan Lampung
🌐 pmi.dakwah.radenintan.ac.id
📸 Instagram: @pmi_uinril
